Produksi Migas Capai 956 MBOEPD, Kinerja Pertamina Hulu Energi di Awal 2026 Tetap Terjaga
JAKARTA: Kinerja PT Pertamina Hulu Energi (PHE) sebagai Subholding Upstream Pertamina di awal tahun 2026 tetap terjaga. Pada Triwulan I 2026, PHE berhasil mencatatkan produksi minyak dan gas bumi sebesar 956 ribu barel setara minyak per hari (MBOEPD). Produksi tersebut terdiri atas minyak sebesar 494 ribu barel per hari (MBOPD) dan produksi gas mencapai 2,75 miliar kaki kubik per hari (BSCFD).
Selain produksi yang
stabil, kinerja pada Triwulan I 2026 juga ditandai dengan aktivitas operasional
yang terus meningkat. Dari sisi kegiatan operasional, aktivitas pemboran
eksploitasi telah mencapai 130 sumur, menunjukkan upaya berkelanjutan dalam
menjaga tingkat produksi. Selain itu, sebagai bagian dari strategi optimalisasi
produksi lapangan eksisting, kegiatan workover telah dilakukan pada 261 sumur
dan well service pada 6.124 sumur.
Di bidang eksplorasi,
hingga Maret 2026 telah dilakukan pemboran sebanyak 8 sumur eksplorasi.
Kegiatan survei seismik juga terus berjalan, dengan realisasi seismik 2D
sepanjang 0,09 km dan seismik 3D seluas 914 km², guna mendukung penemuan
potensi sumber daya baru.
Upaya eksplorasi tersebut
menghasilkan penemuan sumber daya 2C sebesar 6,7 juta barel setara minyak
(MMBOE). Sementara itu, terdapat pula penambahan cadangan terbukti (P1) sebesar
3,4 MMBOE, yang menjadi indikator positif dalam menjaga keberlanjutan pasokan
energi nasional.
Corporate Secretary
Subholding Upstream Pertamina Hermansyah Y Nasroen menyampaikan bahwa capaian
ini mencerminkan konsistensi pelaksanaan strategi operasional dan eksplorasi.
“Kinerja hingga Maret 2026 menunjukkan tren yang positif, baik dari sisi
produksi maupun penambahan sumber daya dan cadangan. Kami terus mendorong
optimalisasi lapangan eksisting sekaligus mempercepat kegiatan eksplorasi untuk
memastikan keberlanjutan produksi jangka panjang,” ujarnya.
Lebih lanjut, Hermansyah
menegaskan komitmen untuk menjaga momentum kinerja hingga akhir tahun. “Kami
akan terus meningkatkan efisiensi operasi, memperkuat kolaborasi dengan para
pemangku kepentingan, serta memanfaatkan teknologi untuk mendukung pencapaian
target produksi dan penemuan cadangan baru,” tambahnya.
Capaian ini mencerminkan
komitmen PHE dalam mempertahankan kinerja produksi sekaligus memperkuat fondasi
cadangan energi di masa depan. Ke depan, berbagai upaya optimalisasi dan
eksplorasi akan terus ditingkatkan guna mendukung ketahanan energi nasional.(pk)